Harga BBM 14 Oktober 2026 Semua Stabil
Harga bahan bakar minyak (BBM) di seluruh SPBU Pertamina dan operator swasta tidak mengalami perubahan per Rabu (14/10/2026). Harga bertahan di level yang sama sejak penyesuaian terakhir pada 2 September 2026.
BBM subsidi tetap sesuai kebijakan pemerintah: Pertalite (RON 90) Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter. Kedua produk ini harganya ditetapkan pemerintah dan tidak mengikuti fluktuasi harga minyak dunia.
VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora menyatakan harga per 1 Oktober, baik subsidi maupun nonsubsidi, masih sama dengan harga September. Penetapan harga nonsubsidi dilakukan berkala setiap tanggal 1 mengacu pada Keputusan Menteri ESDM.

Rincian Harga BBM Pertamina dan Swasta
Untuk wilayah Jawa, Pertamax (RON 92) tetap Rp15.950 per liter, Pertamax Green 95 Rp19.150, Pertamax Turbo (RON 98) Rp19.600, Dexlite Rp23.700, dan Pertamina Dex Rp25.200 per liter.
Operator swasta BP-AKR, Shell Indonesia, dan Vivo Energy juga mempertahankan harga. BP 92 dan Vivo Revvo 92 di Rp16.130 per liter, BP Ultimate dan Vivo Revvo 95 di Rp19.330, sedangkan diesel premium ketiga operator kompak di Rp25.420 per liter.
Selisih harga Pertamina dan swasta sangat tipis: hanya Rp180 per liter untuk RON 92 dan RON 95, serta Rp220 untuk diesel. Harga nonsubsidi bisa berbeda antarwilayah karena pajak daerah dan biaya distribusi.
Brent di US$106, ICP di Atas Asumsi APBN
Di pasar global, minyak mentah Brent bertahan di atas US$106 per barel, didorong kekhawatiran pasokan akibat konflik di Timur Tengah. Brent tercatat US$106,06 per barel, naik 1,28 persen dari hari sebelumnya, sementara WTI stabil di atas US$93 per barel.
Indonesian Crude Price (ICP) untuk Agustus 2026 tercatat US$89,43 per barel berdasarkan data Kementerian ESDM. Angka ini masih jauh di atas asumsi APBN 2026 yang ditetapkan US$70 per barel, sehingga memberi ruang fiskal bagi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga BBM subsidi.
Dengan kurs Bank Indonesia US$1 setara Rp17.884, Indonesia tercatat termurah kedua di Asia untuk bensin setelah Malaysia, berkat subsidi pemerintah terhadap Pertalite.
Pertamina menyediakan fitur Informasi Harga BBM pada aplikasi MyPertamina untuk mengecek harga sesuai wilayah. Fitur ini penting karena harga BBM nonsubsidi berbeda antarprovinsi akibat perbedaan PBBKB dan biaya distribusi.



