Ajaib Raih Pendanaan Rp4,3 Triliun dari SBI Holdings
Platform investasi dan perdagangan saham asal Indonesia, Ajaib, resmi meraih pendanaan Seri C senilai US$270 juta dari SBI Holdings, perusahaan jasa keuangan terkemuka asal Jepang.
Nilai investasi setara sekitar Rp4,3 triliun. Suntikan dana segar ini tercatat sebagai salah satu pendanaan startup terbesar di Indonesia sejak 2022, di tengah masa penyesuaian industri teknologi dan investasi digital Asia Tenggara.
Lewat investasi ini, SBI Holdings juga resmi mengamankan sekitar 20 persen saham di platform berstatus unicorn tersebut. Valuasi Ajaib dilaporkan justru merangkak naik melampaui status unicorn yang diraihnya pada 2021.

Dana untuk Teknologi dan Ekspansi Kripto
Co-founder sekaligus CEO Ajaib Group Anderson Sumarli menyampaikan pendanaan baru ini akan digunakan untuk memperkuat infrastruktur teknologi perusahaan, memperluas jangkauan layanan keuangan digital, serta mengakselerasi ekspansi aset kripto dan produk investasi lainnya di pasar domestik.
Presiden Komisaris Ajaib Group Andi Gani Nena Wea menyebut investasi ini sebagai yang terbesar dalam lima tahun terakhir untuk startup. Dengan tambahan modal ini, total dana yang telah dihimpun Ajaib sejak berdiri melampaui US$500 juta atau sekitar Rp8,9 triliun.
Sebelum SBI Holdings, Ajaib telah didukung sejumlah investor global, di antaranya Horizons Ventures milik Li Ka-shing, DST Global, dan Ribbit Capital.
Sinyal Kepercayaan Global ke Ekonomi Digital RI
Langkah strategis ini dinilai sebagai angin segar bagi ekosistem startup Tanah Air. Pendanaan tahap lanjut sempat lesu sejak puncaknya beberapa tahun lalu, dan komitmen US$270 juta dari satu investor strategis menjadi sinyal bahwa modal besar kembali berani masuk ke pemimpin pasar yang mapan.
Ketertarikan SBI Holdings mempertegas kepercayaan investor global terhadap potensi pasar keuangan digital Indonesia yang terus berkembang pesat. Ajaib menilai pendanaan ini menunjukkan kemampuan perusahaan teknologi yang dibangun talenta dalam negeri untuk bersaing di tingkat global.
Sejak diluncurkan pada 2019, Ajaib telah digunakan jutaan masyarakat Indonesia untuk berinvestasi saham Indonesia, aset kripto, hingga saham Amerika Serikat, dengan mayoritas nasabah merupakan investor pemula dari kota-kota lapis kedua dan ketiga.
Ajaib juga menjalankan program literasi keuangan bersama sekolah, kampus, komunitas, dan pegiat edukasi keuangan. Pembukaan rekening dapat dilakukan lewat ponsel dalam hitungan menit tanpa setoran minimum.




