Kapan MPASI Dimulai
Makanan Pendamping ASI (MPASI) adalah makanan yang diberikan kepada bayi mulai usia enam bulan sebagai tambahan nutrisi selain ASI. Menurut WHO, pada usia ini kebutuhan energi dan zat gizi bayi sudah tidak tercukupi oleh ASI saja sehingga perlu dilengkapi makanan pendamping.
Tanda kesiapan bayi antara lain sudah bisa duduk dengan sedikit bantuan, kepala tegak, tertarik pada makanan, dan refleks menjulurkan lidah berkurang. Hanya atas anjuran dokter dan alasan medis tertentu MPASI boleh dimulai sebelum usia enam bulan.
Prinsip AFATVAH dari WHO
WHO dan Kemenkes RI menetapkan empat prinsip pemberian MPASI yang disingkat AFATVAH. Tepat waktu: diberikan mulai usia enam bulan. Adekuat: mengandung cukup energi, protein, dan mikronutrien sesuai kebutuhan bayi yang terus berkembang.
Aman: disiapkan dan disimpan secara higienis dengan peralatan bersih dan bahan segar. Responsif: diberikan mengikuti tanda lapar dan kenyang bayi — jangan memaksa bayi menghabiskan makanannya. Makanan pertama harus kental, tidak mudah jatuh dari sendok, agar kalorinya mencukupi.
Tahapan Tekstur dan Porsi
Tekstur MPASI dinaikkan bertahap: usia enam bulan berupa puree atau bubur saring halus; 7–8 bulan menjadi bubur kental atau makanan lumat; 9–11 bulan nasi tim, makanan cincang, dan finger food; 12 bulan ke atas bayi sudah bisa makan menu keluarga yang disesuaikan.
Porsi awal cukup 2–3 sendok makan, 2–3 kali sehari, lalu naik bertahap hingga setengah sampai satu mangkuk kecil per kali makan. Keterlambatan menaikkan tekstur — misalnya masih puree halus di atas usia sembilan bulan — dapat mengganggu kemampuan mengunyah dan menelan bayi.
Isi Piring dan Tips Ibu Baru
Susun menu lengkap: karbohidrat (nasi, kentang, ubi), protein hewani (telur, ikan, ayam, daging), protein nabati (tahu, tempe), serta sayur dan buah. Tambahkan sedikit minyak atau santan sebagai sumber lemak dan penambah kalori. Protein hewani penting untuk mencegah stunting.
Perkenalkan satu bahan baru dalam 2–3 hari untuk memantau kemungkinan alergi. Tetap susui bayi sesuai keinginannya karena ASI masih menjadi sumber nutrisi utama hingga usia dua tahun. Bila bayi sulit makan atau berat badan tidak naik, konsultasikan ke dokter anak atau ahli gizi.




